
Gunung Kawi Sebatu terletaka di Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang Gianyar, sekitar 40 kilometr dari kota Denpasar. Gunung Kawi Sebatu memiliki sumber air yang cukup besar yang dialirkan untuk keperluan pertanian serta air untuk keperluan penduduk seperti air minum dan mandi. Dalam sejarahnya ketika Raja Mayadenawa berkuasa, tempat ini merupakan lintasan pelarian Raja Mayadenawa bersama pengikutnya menuju Desa Taro setelah terdesak melawan para Dewata di Desa Besakih.
Karena rasa takutnya kepada Dewata yang mengejarnya Mayadenawa serta pengikutnya lari tunggang langgang dan terpeleset diantara bebatuan pegunungan. Karena penduduk asli yang tidak berdosa dalam keadaan bahaya , maka Dewa Wisnu memberikan sumber air kehidupan bagi penduduk dalam wujud air suci. Sebagai rasa Syukur penduduk maka ditempat ini dingun sebuah pura tempat pemujaan Dewa Wisnu yang dikemal dengan nama Pura Gunung Kawi yang dilengkapi pancuran beraneka fungsi.
Dilokasi Pura Gunung Kawi Sebatu belum banyak terdapat fasilitas bagi pengunjung, kecuali warung-warung minuman dan makanan. Sebatu memang sudah cukup lama dikenal oleh wisatawan karena menghasilkan seni pahat yang berkualitas dengan gaya setempat. Seniman dengan bakat seni tinggi menghasilkan karya seprti patung-patung kayu dan barang-barang


0 komentar:
Posting Komentar